Beranda > Tak Berkategori > puting beliung ngamuk di kampung orb “Ofa Ragil Boy”

puting beliung ngamuk di kampung orb “Ofa Ragil Boy”

by : ofa ragil boy

desa ku yang tercinta, pujaan hatiku, kini kau telah dilanda puting beliung, sabarlah sahabat ku. ini kejadiannya sudah cukup lama, dan postingan ini sebagai rasa kangen saya untuk desaku tercinta. iloveu

penyalahan-tercintasahabat orb lagi betulin rumahnya

SLAWI, SABTU – Sedikitnya 50 rumah di Desa Penyalahan, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah rusak, akibat diterjang angin puting beliung, Jumat (26/12) petang. Enam diantaranya rusak parah dan hampir ambruk, yaitu rumah milik Kadah (60), Wasiah (40), Yatin (40), Sodirin (40), Lamun (45), dan Muhroji (35).

Dinding yang terbuat dari kayu jebol, sehingga posisi rumah miring. Selain itu, ratusan pohon bambu, jengkol, beringin, petai, manggis, dan pisang juga ambruk dan menutup sejumlah ruas jalan.

Hingga Sabtu (27/12) pagi, warga bersama dengan polisi dan anggota TNI masih bergotong-royong. Mereka menggunakan gergaji mesin, untuk memotong batang kayu yang menghalangi jalan. Warga yang rumahnya hampir ambruk, terpaksa mengungsi ke rumah tetangga atau keluarga mereka yang rumahnya selamat.

Tohirin (27), warga RT 4, RW 1, Desa Penyalahan, Kecamatan Jatinegara mengatakan, lisus menerjang wilayah RW 1, meliputi RT 1 hingga 7. Sebagian besar kerusakan berupa hilangnya atap rumah yang terbuat dari seng atau asbes, akibat terbawa angin.

Menurut dia, gerimis melanda kawasan yang berada di wilayah perbukitan tersebut, sejak sore hari. “Tiba-tiba hujan deras turun disertai dengan angin kencang, yang langsung menerjang rumah warga. Suara anginnya seperti suara kapal terbang, keras sekali,” ujarnya.

Pada waktu yang bersamaan, aliran listrik juga mati. Dalam keadaan panik, warga berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. “Hujan deras berlangsung sekitar setengah jam. Kebanyakan atapnya hilang, tetapi ada juga yang dinding rumahnya jebol,” katanya.

Kadah (60), warga RT 5, RW 1, Desa Penyalahan mengatakan, saat kejadian ia sedang berada di rumah anaknya, Wasiah. Kebetulan, kedua rumah tersebut bersebelahan. Dua cucu yang selama ini tinggal bersamanya, Tahmad (9) dan Jainudin (10) juga berada di rumah yang sama.

“Tiba-tiba muncul suara gemuruh, disertai angin besar dan hujan deras. Suara tersebut diikuti runtuhnya dinding belakang rumah. Saya menyelamatkan diri dengan dipapah oleh anak dan cucu,” katanya.

Juriyah (60), warga RT 7, RW 1, Desa Penyalahan mengaku rumahnya rusak akibat tertimpa pohon manggis dan pisang. Ia yang selama ini hanya tinggal sendirian di rumah, mengaku masih trauma dengan bencana yang menimpa wilayahnya tersebut.

Pertama Kali

Camat Jatinegara, Suharinto mengatakan, bencana angin puting beliung yang melanda Desa Penyalahan, merupakan yang pertama terjadi selama tahun 2008. Tahun lalu, bencana serupa juga terjadi di Kecamatan Jatinegara, namun menimpa desa lain.

Menurut dia, penanganan sementara dilakukan dengan bergotong-royong membersihkan jalan dan memperbaiki atap yang rusak. Pemerintah Kecamatan Jatinegara juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Pemkab Tegal. Ia berharap, pemkab akan memberikan bantuan kepada warga, guna memperbaiki rumah yang rusak.

SALAM BUAT KELUARGA di PENYALAHAN.
I LOVE U

sumber: kompas[dot]com

Kategori:Tak Berkategori
  1. 23 Februari 2009 pukul 10:02

    nah…disini yang bener harusnya…….Rhe sedikit ngantuk sih…jadi salah deh…taruh coment.
    Yang penting sekarang badai itu sudah berlalu kan????

  2. 23 Februari 2009 pukul 10:53

    yups, meskipun sudah berlalu tapi masih dunx teringat kejadian yang tidak diinginkan, semoga ja untuk yang pertama dan terakhir.

    ngeri tuh, untuk saja rumah gw, ga kena, ya kurang lebih 300 m dari rumah gw,

    duh gusti ampuni hambaMu ini…..,,,

  3. Upik
    24 Februari 2009 pukul 07:57

    Memang mengerikan dek, tapi itu salah satu kebesaran Allah SWT. Semoga keluarga dan orang2 terkasih yang mengalaminya diberikan kekuatan dan ketabahan.. Amin..

  4. 24 Februari 2009 pukul 08:28

    amin ya rabbal alamien

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: