Beranda > Security > lebih bersahabat dengan virus komputer

lebih bersahabat dengan virus komputer

by : ofa ragil boy virus-racun

Kenapa lebih bersahabat dengan virus? Bukankah virus adalah sesuatu hal yang menyebalkan malahan kadang bikin kita stress gara-gara file document penting kita pada hilang. Ya betul, dan memang begitulah pekerjaan utama virus, tapi tidak ada salahnya kalo kita bersahabat dengannya, siapa tahu virusnya tidak mau mengganggu kita lagi, “karena kan sahabatnya” hehehee…..,,,, makaning sekarang yups kita kenalan dengan yang namanya virus

Sebenarnya apa sih virus itu?
Tahun 1984 tepatnya di USA, istilah “virus” pertama kalinya digunakan oleh Fred Cohen. Virus komputer dinamakan “virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).

Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya, yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya.

Suatu program dapat dinamakan virus apabila memenuhi 5 (minim) kriteria berikut :
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4. Kemampuan melakukan manipulasi
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri. Baca selengkapnya

Siklus hidup virus secara umum melalui beberapa fase, diantaranya :
• Fase istirahat atau tidur. Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, de-el-el. Namun dari sekian banyak firus yang ada, tidak semuanya melalui fase ini.

• Fase penyebaran. virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage, baik hardisk, RAM de-el-el. Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).

• Fase aktif. Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada fase tidur/istirahat.

• Fase eksekusi. Disinilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, de-el-el.

Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus komputer dapat menyebar ke berbagai komputer/mesin lainnya, melalui berbagai media, diantaranya:

1. Disket, media storage R/W Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bisa melakukan operasi R/W (Read dan Write) sangat memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.

2. Jaringan LAN, WAN, de-el-el Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang mengandung virus.

3. internet Sangat mungkin suatu situs sengaja ditanamkan suatu “virus” yang akan menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.

4. Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan Banyak sekali virus yang sengaja ditanamkan dalam suatu program yang disebarluaskan baik secara gratis, atau trial version.

5. Attachment pada email, transfering file Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.

Dan mungkin masih banyak cara lain, virus untuk bisa menyusup ke komputer-komputer kesayang kita, maka dari itu ikutilah saran bang napi “WASPADALAH, WASPADALAH, WASPADALAH” dan untuk menghindari dari serangan-serangan yang tak berperasaan “virus” hendaknya lakukan hal-hal berikut ini :

• Gunakan selalu pengaman “bukan K” atau antivirus yang anda percayai, dan jangan lupa dengan update terbaru. Ga usah peduli apapun merknya asalkan selalu diupdate, dan auto-protect dinyalakan maka komputer anda terlindungi.
• Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
• Jika anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan antivirus anda dengan Firewall, Anti-spamming, de-el-el
• Selalu waspada terhadap fle-file yang mencurigakan, contoh : file dengan 2 buah exstension atau file executable yang terlihat mencurigakan.
• Untuk software freeware + shareware, ada baiknya anda mengambilnya dari situs resminya.
• Semampunya hindari membeli barang bajakan, gunakan software-software open source.

Kalo anda sudah menjadi korban, coba ikuti langkah berikut :

• Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah di disket, jaringan, email de-el-el. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control panel)

• Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang komputer anda. dengan cara: Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang de-el-el, maka segeral lakukan scanning dengan antivirus anda, jika anda terkena saat auto-protect berjalan berarti virus definition di dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.

• Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila antivirus dengan update terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.

• Dan langkah yang terakhir “semoga bukan derita anda” hehehhee….., Jika semua usaha diatas tidak berhasil, hanya ada satu cara yaitu dengan memformat ulang komputer. Di jamin deh,

Referensi : ilmu komputer indonesia

Kategori:Security
  1. 4 Februari 2009 pukul 04:00

    wew… makasih mas atas infonya, tapi keknya saya gak bakalan akrab dengan virus de🙂 abis gak ngerti sih..
    klo antivirus gak bisa ngilangin, install ulang aja :”>🙂

    salam kenal ya mas… tuker link ya…

  2. 4 Februari 2009 pukul 04:23

    @ pa kandra
    jangan nyerah gitu dunx, hehheee……
    yups alternatifnya, pake anti virus apa aja banyak ko ya orb “ORa Bayar” di internet.

  3. 9 Maret 2009 pukul 09:27

    Buat kamu2 yang khawatir komputernya terjangkit virus, aQ saranin km proteksi aja Flashdisk km dari autorun Virus.
    Download Flash Desinfector, mgkin bisa bantu proteksi FD. Gunakan Link ini untuk menDownloadnya:

    Download

    http://www.ziddu.com/download/3794989/Flash_Disinfector.zip.html

    Semoga bermanfaat.
    Kepada pemilik Blog: “Maaf, telah mencantumkan Link tanpa izin ^^'”

  1. 11 Desember 2011 pukul 21:22

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: