Beranda > Pengetahuan Umum > ora et labora

ora et labora

by : ofa ragil boy

astroOra et labora adalah motto bahasa Latin yang berarti berdoa dan bekerja. Konon ini menjadi dasar dari etos kerja Protestan di Eropa yang bertanggungjawab atas majunya kelas menengah di dunia barat di abad ke 20. Dan saya pikir, ini merupakan konsep yang sangat penting bagi kita semua, yang justru sudah berakar di dunia timur ribuan tahun.

Doa sangat dekat dengan meditasi. Meditasi itu berarti berkonsentrasi mengosongkan pikiran dari segala macam gangguan, distraksi, sehingga kita bisa menyatu dengan Tuhan dan alam. Meditasi ini sudah dikenal ribuan tahun di dunia timur. Doa itu seperti meditasi namun kita bercakap dengan Tuhan.

Orang pada umumnya menyarankan kita untuk berdoa secara teratur. Kita diminta berhenti dari kerja untuk berdoa. Ini baik sekali, karena membuat kita tidak terseret dengan kesibukan sehari-hari, dan lupa pada sumber kekuatan Ilahi.
Tapi saya ingin mengajak kita melakukan lebih dari itu. Ora et labora bisa diartikan berdoa dan bekerja dilakukan secara simultan. Bareng-bareng. Lha opo maksude?

Dalam berdoa kita harus berkonsentrasi bukan? Pikiran tidak boleh melantur ke mana-mana, harus fokus. Demikian juga dalam bekerja kita harus fokus pada pekerjaan di depan kita. Pikiran ditujukan pada esensi dari pekerjaan ini. Ora et labora

Dalam berdoa kita berfokus pada Tuhan, inti dari kehidupan kita. Demikian juga kita bekerja dengan berfokus pada Tuhan. Seakan-akan pekerjaan ini untuk Dia. Mungkin bukan seakan-akan, tapi memang demikian, bukan. Ora et labora

Dalam berdoa, kita pelu membersihkan hati dan fisik kita. Ada pesiapannya. Demikian juga bekerja. Kita perlu mempersiapkan segala sesuatu agar pekerjaan kita lebih efektif. Ora et labora

Dan bukankah kita ingin agar pekerjaan kita berhasil? Dan Tuhan kan yang membuatnya berhasil? Jadi sambil kita bekerja, kita berdoa agar pekerjaan kita berhasil. Ora et labora.

Jadi, pekerjaan kita sehari-hari itu akan menjadi pekerjaan yang luar biasa dan powerful kalau kita secara simultan berdoa agar Tuhan sendiri yang empower dan memberkati pekerjaan kita ini.

Dan kita bisa membebaskan diri dari pekerjaan yang tercela, menipu, korupsi, dan yang sejenis. Kita tidak sanggup melakukannya, tidak tega, karena saat itu kita sedang berdoa. Kondisi hati kita ada dalam kondisi doa.

Jadi saya pikir konsep ora et labora itu penting sekali untuk kita semua. Mari kita gabung berdoa dan bekerja

Kategori:Pengetahuan Umum
  1. 16 Januari 2009 pukul 00:19

    ora ora aja
    tapi
    tidak labora
    apakah Tuhan berkenan?
    jadi, kalau ora ya harus dengan labora
    setuju 100%

    salam kenal

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: